{"id":55729,"date":"2025-09-12T13:46:51","date_gmt":"2025-09-12T06:46:51","guid":{"rendered":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/?p=55729"},"modified":"2025-09-12T14:47:04","modified_gmt":"2025-09-12T07:47:04","slug":"pemerintah-uji-coba-all-indonesia-sistem-baru-untuk-menyederhanakan-proses-kedatangan-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/?p=55729","title":{"rendered":"Pemerintah Uji Coba All Indonesia, Sistem Baru untuk Menyederhanakan Proses Kedatangan Internasional"},"content":{"rendered":"<h2><b>Pemerintah Uji Coba All Indonesia, Sistem Baru untuk Menyederhanakan Proses Kedatangan Internasional<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-55730\" src=\"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Screenshot-2025-09-12-143924-1030x479.png\" alt=\"\" width=\"651\" height=\"303\" srcset=\"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Screenshot-2025-09-12-143924-1030x479.png 1030w, https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Screenshot-2025-09-12-143924-300x140.png 300w, https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Screenshot-2025-09-12-143924-768x357.png 768w, https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Screenshot-2025-09-12-143924-705x328.png 705w, https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Screenshot-2025-09-12-143924.png 1346w\" sizes=\"auto, (max-width: 651px) 100vw, 651px\" \/><\/p>\n<p>JAKARTA \u2013 Pemerintah Indonesia melakukan uji coba sistem deklarasi penumpang<br \/>\ninternasional terintegrasi, All Indonesia, Kamis (24\/07\/2025). Sistem ini menyederhanakan dan<br \/>\nmenyatukan pelaporan kedatangan penumpang yang tiba dari luar negeri dalam hal<br \/>\nkeimigrasian, bea dan cukai, kesehatan, hingga karantina yang sebelumnya diisi penumpang<br \/>\nsecara terpisah. All Indonesia diharapkan meringkas proses administrasi tersebut sehingga<br \/>\npenumpang dapat melintas lebih cepat setelah mendarat di Indonesia.<\/p>\n<p>Kick off uji coba All Indonesia yang dilaksanakan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,<br \/>\nTangerang dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto dan Menteri<br \/>\nKoordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.<br \/>\n\u201cDalam masa uji coba ini, kami mencari tahu apa yang saja yang bisa terus diperbaiki dan<br \/>\ndisempurnakan sehingga pengoperasian All Indonesia pada saatnya nanti akan berjalan<br \/>\nsempurna dan tidak ada masalah. Kami siap menerima masukan dari masyarakat, secara<br \/>\nbertahap kami juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada publik.<\/p>\n<p>All Indonesia adalah upaya untuk menghadirkan efisiensi waktu, sistem ini tentu lebih cepat dibanding [sistem<br \/>\ndeklarasi penumpang] yang berlaku saat ini. Pengisian formulir pada All Indonesia dapat<br \/>\ndilakukan sejak tiga hari sebelum kedatangan di Indonesia, setiap kali pengisian membutuhkan<br \/>\nwaktu sekitar 2,5 menit,\u201d jelas Menko Agus.<\/p>\n<p>Ia melanjutkan, Pemerintah Indonesia berupaya menyuguhkan pelayanan publik yang baik,<br \/>\nmenyenangkan dan efisien bagi penumpang penerbangan internasional saat tiba di Indonesia.<br \/>\nDengan demikian, pengalaman tersebut dapat semakin menarik wisatawan dan investor<br \/>\nmancanegara untuk datang. Ia menegaskan, pihaknya bersama stakeholders terkait terus<br \/>\nmemperkuat pelayanan di sektor transportasi.<\/p>\n<p>\u201cExperience datang ke Indonesia itu harus terasa \u201cmudah\u201d, namun bukan berarti<br \/>\nmenggampangkan, karena kita mementingkan national security. [Sistem yang digunakan] harus<br \/>\naman betul,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Senada dengan pernyataan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto<br \/>\nmenyatakan bahwa pihaknya memastikan sistem All Indonesia beroperasi dengan keamanan<br \/>\nyang terjamin. Sistem tersebut telah melalui uji eksploitasi celah keamanan oleh ITSA BSSN<br \/>\ndan pihak eksternal, stress test untuk menguji pembebanan traffic, hingga penggunaan<br \/>\nteknologi Sclron untuk mencegah kloning aplikasi.<\/p>\n<p>\u201cKita siapkan sistem back up datanya. Nanti kita akan gunakan Data Center Indonesia,<br \/>\nkapasitasnya juga akan kita perbesar,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Masa uji coba sistem All Indonesia akan berlangsung hingga peluncuran resminya yang<br \/>\ndirencanakan terlaksana pada pertengahan Agustus 2025. Pemerintah bermitra dengan<br \/>\nmaskapai nasional, Garuda Indonesia, untuk pelaksanaan uji coba. Agus menyebut, untuk<br \/>\nsementara waktu hanya WNI penumpang penerbangan internasional Garuda Indonesia yang<br \/>\ndiimbau untuk menggunakan All Indonesia. Setelah resmi diluncurkan, sistem tersebut akan<br \/>\ndigunakan oleh seluruh penumpang penerbangan internasional. All Indonesia akan tersedia<br \/>\ndalam versi berbasis website (web-based) di laman https:\/\/allindonesia.imigrasi.go.id\/ dan<br \/>\naplikasi mobile.<\/p>\n<p>\u201cKami mengapresiasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Kesehatan dan Badan<br \/>\nKarantina Indonesia yang berkenan berkolaborasi dengan kami dalam penyelenggaraan sistem<br \/>\nAll Indonesia. Kami berharap peningkatan layanan publik ini dapat mendukung posisi Indonesia<br \/>\nsebagai destinasi wisata dan investasi dunia,\u201d ujarnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah Uji Coba All Indonesia, Sistem Baru untuk Menyederhanakan Proses Kedatangan Internasional JAKARTA \u2013 Pemerintah Indonesia melakukan uji coba sistem deklarasi penumpang internasional terintegrasi, All Indonesia, Kamis (24\/07\/2025). Sistem ini menyederhanakan dan menyatukan pelaporan kedatangan penumpang yang tiba dari luar negeri dalam hal keimigrasian, bea dan cukai, kesehatan, hingga karantina yang sebelumnya diisi penumpang secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":55730,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-55729","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/55729","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=55729"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/55729\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":55745,"href":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/55729\/revisions\/55745"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/55730"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=55729"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=55729"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mataram.imigrasi.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=55729"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}